Semua ada Ilmunya

Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Silverstone Perkenalkan Tundra TD02 dan TD03 Watercooling

Tidak mau ketinggalan dengan vendor lainnya yang merilis solusi watercooling CPU, SilverStone belum lama ini mengumumkan lini pendingin watercooling closed-loop-nya, yang diberi nama Silverstone Tundra TD02, dan Silverstone Tundra TD03.


Silverstone Tundra TD03

Tundra TD03 menggunakan sebuah radiator berukuran 124 x 159 x 45 mm(Panjang x Lebar x Tinggi,tanpa kipas), mendukung penggunaan hingga dua kipas 120mm (satu kipas FM121 disertakan).


Silverstone Tundra TD02

Silverstone Tundra TD02 datang dengan desain radiator sebesar 278 x 124 x 33.5 mm (Panjang x Lebar x Tinggi,tanpa kipas), dan mendukung penggunaan hingga 4(empat) fan 120mm. Dua buah fan 120mm Silverstone FM121 disertakan pada paket penjualannya. Dibanding beberapa watercooling kompak lainnya, TD02 tampak memiliki radiator yang sedikit lebih tebal.

Kedua model watercooling ini menggunakan pompa yang identik, dan waterblock dengan base polished copper. Unit watercooling ini direncanakan untuk memasuki pasaran minggu depan.

Sumber > jagatreview.com

Review Gigabyte U2442: Ultrabook dengan Graphics NVIDIA


Ultrabook yang diperkenalkan oleh Intel telah mendapat sambutan antusias dari para pengguna perangkat mobile. Dimensinya yang tipis dan ringan serta mengusung kinerja tinggi merupakan daya tarik tersendiri bagi ultrabook. Seiring dengan berjalannya waktu, ultrabook yang memang diperuntukkan untuk kalangan yang memerlukan perangkat mobile yang mudah dibawa dan tidak berat mulai sedikit bergeser, beberapa pengguna mengharapkan sebuah ultrabook yang tidak hanya bisa digunakan untuk berkerja tetapi juga dapat digunakan untuk bermain game 3D.

Untuk saat ini, kebanyakan yang dapat Anda temukan adalah sebuah ultrabook yang menggunakan graphics on prosesor Intel HD4000. Kinerja dari graphics Intel HD4000 memang cukup bertenaga tetapi beberapa yang menyukai game 3D merasa kurang dengan kinerja yang diberikan. Gigabyte merasa terpanggil untuk mewujudkan tuntutan ini dengan meracik sebuah ultrabook yang menggunakan graphics dari NVIDIA 6 series yang mereka pasang pada ultrabook Gigabyte U2442.


Gigabyte U2442 mempunyai dimensi yang cukup nyaman digunakan dengan besar layar 14″ dengan resolusi yang jarang ditemukan pada ultrabook sejenis, 1600×900 pixel. Casing dari ultrabook ini menggunakan bahan alumunium dengan warna abu-abu tua yang dipadukan dengan warna silver pada bagian dalamnya dan bagian sampingnya yang menghasilkan warna yang kontras dan menarik. Ultrabook ini mempunyai ketipisan yang mendekati batas yang diberikan oleh Intel untuk sebuah ultrabook dengan layar 14″. Cukup tipis menurut kami bila dibandingkan dengan kelas notebook dengan ukuran yang sama dan beratnya juga tergolong lebih ringan sekitar 500 gram dibandingkan notebook.

Sebelum melangkah lebih jauh, kami akan ajak Anda untuk melihat spesifikasi yang diusung oleh ultrabook Gigabyte U2442 di bawah ini.

Spesifikasi
Processor                 Intel Core i7 3517u
                                Speed 1.9GHz L3 Cache 4MB
Chipset                 Intel HM77 Express
Memori                 DDR3 8GB
Storage                 SSD 128GB mSATA
Graphics                 NVIDIA GeForce GT640M Optimus + Intel HD4000
Layar                 14″ 1600×900
Interkoneksi         wifi 802.11bgn dan bluetooth V4.0
USB 2.0                 2
USB 3.0                 2
HDMI                 1
D-Sub                 1
Ethernet                 1
Audio In/out         1
Webcam                 1
Card reader         1
Operation System Microsoft Windows 8 64bit
Daya Baterai         47.73Wh
Ukuran (mm)         339x233x18.5~21
Berat (kg)                 1.594
Berat+Charger (kg) 1.612

Anda tidak salah lihat! Ultrabook Gigabyte U2442 dilengkapi dengan prosesor Intel Core i7 3517u yang mempunyai kecepatan 1.9GHz dengan turbo boost hingga mencapai kecepatan 3Ghz yang dipadukan dengan memory DDR3 sebesar 8GB sebagai dapur pacunya. Menariknya lagi, ultrabook ini telah menggunakan storage berjenis SSD mSATA dengan kapasitas 128GB. Walaupun menggunakan prosesor ultra low voltage, tetapi notebook ini akan dengan lancar menjalankan aplikasi menengah keatas.


Ultrabook tidak bisa untuk bermain game 3D? Siapa bilang! Ultrabook Gigabyte ini juga dapat memuaskan Anda ketika bermain game berkat penggunaan graphics dari NVIDIA, GeForce GT640M Optimus. Bila Anda sedang tidak menggunakan kinerja graphics yang tinggi, maka secara otomatis sistem akan berpindah ke graphics Intel HD4000 yang lebih hemat daya, sehingga Anda mendapatkan waktu hidup ultrabook yang lebih lama. Penggunaan graphics NVIDIA memang jarang sekali ditemukan pada kelas ultrabook, tetapi pada Gigabyte U2442 Anda akan mendapatkan hal tersebut, berkerja dan bermain game pada sebuah ultrabook.

Ukuran layar yang digunakan juga cukup nyaman digunakan karena menggunakan ukuran sebesar 14″ dengan resolusi 1600×900 yang jarang di temukan pada sebuah ultrabook. Gigabyte U2442 menggunakan layar glossy yang nantinya akan sedikit mengganggu Anda saat digunakan karena akan menangkap bayangan di sekitar Anda. Namun, Anda dapat meminimalisasikannya dengan menaikkan tingkat brightness. Viewing angle-nya juga tergolong baik karena layar tidak mengalami perubahan gradasi warna yang berlebihan jika dilihat dari sisi kiri dan kanan. Layar akan mengalami perubahan gradasi warna bila Anda melihatnya dari sisi atas.


Sumber > jagatreview

Mengenal Perbangingan Windows 7


Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 Starter. Tahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 StarterHome BasicHome PremiumProfessionalEnterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya?
Meskipun terdapat 6 edisi yang berbeda, 3 edisi yang paling banyak beredar adalah Windows 7 Home Premium, Professional dan Ultimate. Sebenarnya edisi apapun, semua fitur windows 7 sudah ada didalamnya, hanya saja fitur-fitur tersebut hanya diaktifkan menyesuaikan edisi-nya. Untuk mengupgrade ke fitur atasnya, tidak perlu menggunakan DVDbaru tetapi bisa menggunakan Windows Anytime Upgrade.
[Image: Windows_7_Taskbar-400x20.jpg]
Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7.

Windows 7 Starter


Target: Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)
Fitur Utama (kunci): Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Keterbatasan: tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.
Harga: Kisaran $50 (di Indonesia).
Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM atau Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.

Windows 7 Home Basic


Target: Untuk Wilayah tertentu saja, seperti di Indonesia.
Fitur Utama (kunci): Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Keterbatasan: Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.
Harga: Kisaran $80 (di Indonesia).

Windows 7 Home Premium


Target: Global
Fitur Utama (kunci): Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Keterbatasan: Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.
Harga: Kisaran $110 (di Indonesia).

Windows 7 Professional


Target: Pengguna IT menengah keatas.
Fitur Utama (kunci): Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Keterbatasan: BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.
Harga: Kisaran $150 (di Indonesia).
Windows 7 Professional menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.

Windows 7 Enterprise


Target: Pelanggan Bisnis ( volume-licenses).
Fitur Utama (kunci): BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan: Lisensi Retail.
Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.

Windows 7 Ultimate


Target: Retail market, ketersediaan terbatas.
Fitur Utama (kunci): semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Keterbatasan: Volume Licensing.
Diatas adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada di edisi windows atasnya. Untuk mengetahui perbedaan masing-masing edisi. Semoga bermanfaat.
Jika Ingin bergabung di Komunitas Group BBM FastNcheap yang di buat oleh penulis, dapat di scan barcode di bawah ini. Di harapkan bisa menjadi sarana tukar informasi seputar berita-berita TI.

Source : Fast&Cheap Blog